Utikini Ii Hadirkan Mobil Ambulans Jenazah Gratis Untuk Warga Kampung
Timika, Kabarkampung.id – Pemerintah Kampung Utikini II, Distrik Kuala Kencana, menghadirkan satu unit mobil ambulans jenazah untuk membantu pelayanan bagi warga kampung yang mengalami kedukaan.
Mobil tersebut disiapkan khusus untuk mengantar jenazah dari rumah duka ke tempat pemakaman secara gratis bagi masyarakat setempat.
Kepala Kampung Utikini II, Merinus Kogoya, kepada Kabar Kampung.id, Senin (16/3/2026), menjelaskan bahwa pengadaan mobil jenazah ini dilatarbelakangi oleh kondisi yang selama ini dialami warga ketika ada keluarga yang meninggal dunia.
“Selama ini kalau ada warga meninggal dunia dan mau diantar ke pemakaman, biasanya jenazah dibawa menggunakan mobil pick up. Hal itu membuat pemerintah kampung merasa prihatin,” ujarnya.
Karena itu, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kampung tahun 2024, aparat kampung bersama masyarakat mengusulkan pengadaan satu unit mobil ambulans jenazah sebagai fasilitas pelayanan sosial bagi warga.
Mobil tersebut akhirnya direalisasikan melalui alokasi anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2025 oleh Pemerintah Kampung Utikini II.
Menurut Merinus, keberadaan mobil ini diharapkan dapat membantu masyarakat agar proses pengantaran jenazah ke pemakaman dapat dilakukan dengan lebih layak dan terhormat.
Selama ini mobil jenazah yang tersedia di Timika sering kali tidak dapat digunakan karena sedang melayani kebutuhan lain.
“Mobil ini akan stand by di kampung dan hanya digunakan untuk mengantar jenazah dari rumah duka ke pemakaman. Setelah itu mobil langsung kembali ke garasi di Kampung Utikini II,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa mobil tersebut tidak diperuntukkan untuk mengantar pasien sakit ke puskesmas maupun rumah sakit, melainkan khusus untuk pelayanan pengantaran jenazah.
Terkait operasional kendaraan, termasuk sopir dan biaya perawatan, semuanya akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kampung Utikini II.
“Pemerintah kampung sudah memikirkan soal operasionalnya, termasuk sopir, sehingga kendaraan ini bisa selalu siap digunakan saat dibutuhkan warga,” tambahnya.
Sementara itu, apabila di kemudian hari ada permintaan dari kampung tetangga untuk menggunakan mobil tersebut, pemerintah kampung akan terlebih dahulu membahasnya bersama Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam), aparat kampung, dan para ketua RT.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan sosial sekaligus wujud kepedulian pemerintah kampung terhadap kebutuhan masyarakat saat menghadapi situasi duka.