Log in

Forgot password

Or

Have no account yet? Sign up

Search

Ibu-ibu Kader Posyandu Kampung Utikini Ii Ikuti Pelatihan Pembuatan Kue Dan Makanan Ringan

Ibu-ibu kader Posyandu Kampung Utikini II saat mengikuti pelatihan pembuatan kue dan makanan ringan (foto, Istimewa/ Kabarkampung.id)

Timika, Kabarkampung.id - Ibu-ibu kader Posyandu Kampung Utikini II, Distrik Kuala Kencana, mengikuti pelatihan pembuatan kue dan makanan ringan yang digelar di Balai Kampung Utikini II, Senin (5/1/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Ketua PKK Kampung Utikini II, Helen Wanino, sebagai narasumber utama, didampingi Sekretaris PKK, Yokitera Kogoya.

Dalam arahannya di hadapan para kader Posyandu, Helen Wanino menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu dalam mengolah kue, baik menggunakan bahan umum maupun bahan lokal yang tersedia di Papua.

“Pelatihan ini penting agar ibu-ibu kader memiliki pengetahuan dan keterampilan membuat kue sendiri. Ke depan, hasilnya bisa dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga maupun dikembangkan menjadi usaha kecil yang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Papua memiliki kekayaan bahan pangan lokal yang melimpah. Karena itu, para peserta didorong untuk berkreasi mengolah umbi-umbian dan bahan lokal lainnya menjadi kue, jajanan, serta makanan ringan yang menarik dan bergizi.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti dengan antusias. Menurut Helen, sebagian besar peserta sudah memahami materi yang diberikan dan diharapkan dapat mempraktikkan ilmu tersebut di rumah masing-masing.

Selain Ketua dan Sekretaris PKK, kegiatan ini juga dihadiri Bendahara PKK Kampung Utikini II, Hermina Murib, yang turut mendampingi jalannya pelatihan.

Sementara itu, Kepala Kampung Utikini II, Merinus Kogoya, mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan mencermati setiap materi yang disampaikan.

Merinus menjelaskan bahwa pelatihan ini dibiayai melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025. Oleh karena itu, ia berharap ibu-ibu peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keterampilan mereka.

“Kedepan, akan ada berbagai jenis pelatihan lain yang disiapkan guna menambah pengetahuan dan keterampilan warga, khususnya dalam mendukung perekonomian keluarga. Selain itu, hasil pelatihan ini juga diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan Posyandu setiap bulan,” pungkasnya. (red)