Posyandu Bhintuka Rutin Tiap Bulan, Pemkam Ajak Warga Ke Posyandu, Eko Kurniawan: Kesehatan Itu Penting
Timika , Kabarkampung.id - Pemerintah Kampung Bhintuka memastikan pelayanan Posyandu tetap berjalan rutin setiap bulan, yaitu bulan Januari dan Februari.
Kegiatan dilaksanakan sesuai jadwal dari Puskesmas, yakni pada minggu pertama setiap awal bulan.
Sekretaris Kampung Bhintuka, Eko Kurniawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan Posyandu tetap mengacu pada agenda pelayanan kesehatan dari Puskesmas setempat.
“Posyandu Kampung Bhintuka tahun 2026 berjalan sesuai jadwal dari Puskesmas, yaitu minggu pertama di awal bulan,” ujarnya.
Sementara di bulan Februari, imunisasi tetap diberikan apabila terdapat balita yang membutuhkan.
Jika tidak ada jadwal vaksinasi khusus, pelayanan Posyandu tetap berjalan seperti biasa, meliputi penimbangan berat badan, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta konsultasi kesehatan.
Namun demikian, untuk tahun 2026 ini pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Dana Desa (DD) belum dapat direalisasikan karena anggaran baru belum cair. Anggaran PMT tahun 2025 telah selesai digunakan.
“Untuk PMT dari kampung memang belum ada karena anggaran 2026 belum keluar. Tapi kegiatan Posyandu tetap rutin dilaksanakan setiap bulan,” jelasnya.
Dari sisi partisipasi masyarakat, kehadiran balita dan lansia cukup stabil. Untuk balita, jumlah kehadiran bisa mencapai sekitar 15 anak setiap kegiatan. Sementara lansia yang hadir berkisar 20 orang, meski sifatnya tidak menentu karena bergantung pada kesadaran masing-masing.
“Untuk lansia itu kembali ke kesadaran pribadi. Ada yang mau daftar dan rutin datang, ada juga yang tidak. Tapi biasanya sekitar 20-an orang hadir,” tambahnya.
Pemerintah Kampung Bhintuka berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya Posyandu sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai penyakit.
Eko juga mengimbau warga agar tidak merasa takut terhadap imunisasi maupun pemeriksaan kesehatan.
“Jangan ada anggapan takut obat atau disuntik, malu bertemu petugas, atau malas antre. Itu pola pikir yang harus diubah. Ikuti saja prosesnya karena ini sangat bermanfaat bagi kesehatan kita masing-masing,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa melalui Posyandu, kondisi kesehatan warga dapat dipantau sejak dini sehingga potensi penyakit bisa diantisipasi sebelum berkembang menjadi kronis.