Tumbangkan Wania Imipi 3-2, Mimika United Juara Soeratin U-17 Papua Tengah Dan Amankan Tiket Nasional
Timika, Kabarkampung.id – Drama lima gol mewarnai laga penentuan Piala Soeratin U-17 PSSI Papua Tengah. Sempat tertinggal 1-2 dan harus bermain dengan 10 pemain, SSB Mimika United (MU) justru bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2 atas SSB Wania Imipi di Lapangan Sepak Bola Mimika Sport Complex (MSC), Timika, Minggu (14/9/2026).
Kemenangan dramatis tersebut sekaligus mengantarkan Mimika United keluar sebagai juara Piala Soeratin U-17 PSSI Papua Tengah dan memastikan tiket untuk mewakili Papua Tengah ke putaran nasional Soeratin Cup U-17 2026.
Pahlawan kemenangan Mimika United adalah striker muda Falentino A. Lambe (11). Ia tampil luar biasa dengan mencetak hattrick masing-masing pada menit ke-9, 58 dan 72.
Sementara dua gol Wania Imipi dicetak Jendry Pangala (13) pada menit ke-47 dan M. Fadhil Putra (7) melalui titik penalti pada menit ke-56.
Sejak peluit awal wasit Jeremias Waroy dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Mimika United dan Wania Imipi sama-sama tampil agresif dengan mengandalkan kecepatan pemain dari kedua sisi lapangan.
Wania Imipi beberapa kali mengancam pertahanan MU melalui pergerakan Mario Tokan (6) di sisi kanan, Jendry Pangala di sektor kiri, serta Septian Billibrodus Aim (8) yang mendapat dukungan dari kapten tim, Chaesar Antonio Waukateyau (11).
Di kubu Mimika United, lini tengah yang dihuni Habaku Gobay (8), Geovani Manopo (15), dan Samuel Tatogo (13) menjadi motor serangan. Ketiganya berulang kali menyuplai bola kepada Falentino Lambe yang diplot sebagai ujung tombak.
Pertahanan MU juga tampil disiplin. Penjaga gawang Alesandro Bernard Nepra (20) mendapat perlindungan dari barisan belakang yang dikomandoi Ferdinan Nanlohy (17), Philemon Numberi (3), Junior Leoker Mbaubedari (4), dan M. Rizky Elwahan (16).
Falentino A. Lambe berhasil memanfaatkan peluang dan mencetak gol pembuka. Mimika United unggul 1-0.
Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Wania Imipi langsung meningkatkan tekanan. Hasilnya, Jendry Pangala mampu mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-47.
Wania Berbalik Unggul, MU Tak Menyerah, Petaka kembali datang bagi Mimika United pada menit ke-56.
M. Fadhil Putra yang menerobos masuk ke kotak penalti dijatuhkan pemain bertahan MU. Wasit menunjuk titik putih.
Fadhil sendiri maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya mengarah ke pojok kanan gawang dan tak mampu dijangkau Alesandro Bernard Nepra.
Namun Mimika United tidak panik. Dengan mengandalkan pergerakan Samuel Tatogo, Geovani Manopo dan Daniel Kureyauta, MU terus menekan pertahanan Wania Imipi.
Falentino Lambe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-58 sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Drama semakin memuncak setelah Mimika United harus bermain dengan 10 pemain. Philemon Numberi diganjar kartu merah setelah melakukan protes keras terhadap keputusan wasit.
Kondisi tersebut seharusnya menjadi keuntungan bagi Wania Imipi. Namun, situasi justru berbalik.
Mimika United tetap berani menekan dan tidak sekadar bertahan untuk mempertahankan skor 2-2. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil.
Pada menit-menit penghujung pertandingan, Falentino A. Lambe kembali menjadi mimpi buruk Wania Imipi. Ia mencetak gol ketiganya sekaligus membawa Mimika United kembali unggul 3-2.
Hattrick Falentino memastikan kemenangan MU sekaligus mengunci gelar juara Piala Soeratin U-17 PSSI Papua Tengah..