Log in

Forgot password

Or

Have no account yet? Sign up

Search

Posyandu Kampung Utikini I Tiap Bulan Dikunjungi 100 Balita Dan Belasan Ibu Hamil

Suasana di gedung Posyandu di Kampung Utikini I (foto: Hadmarus Waka/ Kabarkampung.id)

Timika, Kabarkampung.id - Posyandu bulanan yang dilaksanakan di Kampung Utikini I, Distrik Kuala Kencana, biasanya diikuti oleh 100 Balita dan belasan Ibu Hamil.

Posyandu di kampung Utikini I biasanya dilakukan pada awal bulan setiap bulan. Ketika Posyandu para petugas sudah siap dengan peran masing-masing. Ketika balita bersama ibunya tiba, petugas langsung untuk timbang dulu untuk mengetahui berat balita, sesudah berat badan juga ukur tinggi badan, lingkar lengan dan lingkar kepala.

Ketua Kader Posyandu Kampung Utikini I, Maria Kuyami Tabuni kepada Kabarkampung.id digedung Posyandu kampung, Kamis (6/11/2025) menuturkan tiap posyandu biasanya hadir kader, petugas kesehatan dari Puskesmas Bhintuka. 

Dalam kegiatan posyandu selain kader dan petugas mengetahui kondisi balita secara umum, biasanya diisi dengan pembagian makanan tambahan kepada balita, ibu hamil, dan lansia dan juga imunisasi, untuk lansia jumlahnya sedikit tidak sampai 10 orang.

Khusus ibu hamil mereka mendapat pemeriksaan kesehatan dan usia kehamilan mereka, sama juga dengan Lansia mereka mendapat pemeriksaan kesehatan gula darah, diabetes, darah tinggi dan penyakit lainnya.

Setiap pemeriksaan jika mereka positif menderita penyakit tertentu petugas langsung beri obat. baik balita, ibu hamil dan lansia biasanya mendapat pembagian susu formula. Yang rutin biasanya pembagian makanan tambahan berupa bubur kacang hijau kepada balita, ibu hamil dan lansia.

Ditemui terpisah Kepala Kampung Utikini I, Luther Karagainal menuturkan pihak kampung akan evaluasi pemberian makanan tambahan. Kedepan akan ada daging yang.diikutsertakan salam setiap posyandu.

Luther menuturkan Posyandu yang dilaksanakan tiap bulan pada setiap awal bulan, kampung juga akan mengevaluasi pemberian dukungan dana untuk program makanan tambahan dan stunting ini, termasuk polanya.


Pihak kampung akan berdiskusi dengan puskemas soal penanganan dan pencegahan stunting melalui posyandu ini. Memang stunting sudah tidak ada tapi antisipasi terus dilakukan dengan inovasi dari petugas dan pemerintah kampung. (red)