Log in

Forgot password

Or

Have no account yet? Sign up

Search

Lomba Balita Sehat Mimika 2026 Dibuka, Pemkab Tekankan Pentingnya Kesehatan Anak Sejak Dini

Suasana kegiatan bayi sehat (Foto: Istimewa)

Timika, Kabarkampung.id — Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan pentingnya menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan berkualitas.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Fransiskus Bokeyau, saat membuka kegiatan Penilaian dan Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba Balita Sehat Tingkat Kabupaten Mimika Tahun 2026, yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Selasa (15/9/2026).

Dalam sambutannya, Fransiskus mengatakan masa balita merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Pada masa tersebut, terjadi berbagai proses penting, mulai dari pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan motorik, bahasa, kecerdasan hingga kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sosial.

“Pemenuhan kebutuhan gizi, pemberian ASI dan makanan pendamping ASI sesuai usia, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, imunisasi, pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, serta pemberian kasih sayang dan pengasuhan yang baik merupakan faktor yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang seorang anak,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan kesehatan tidak hanya berorientasi pada penanganan penyakit, tetapi juga harus mengutamakan upaya promotif dan preventif melalui peningkatan kesadaran, pengetahuan serta partisipasi masyarakat.

Ia menegaskan, Pemkab Mimika berkomitmen memperkuat pembangunan kesehatan masyarakat, termasuk pemenuhan hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Upaya membangun generasi yang sehat harus dimulai dari keluarga dan didukung oleh lingkungan masyarakat serta pelayanan kesehatan yang berkualitas,” katanya.

Fransiskus menjelaskan, Lomba Balita Sehat yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika tidak semata-mata bertujuan menentukan pemenang. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi, pembelajaran, apresiasi dan motivasi bagi orang tua serta masyarakat mengenai pentingnya memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkesinambungan.

Melalui kegiatan itu, orang tua didorong untuk semakin memahami pentingnya pemberian gizi seimbang, perawatan yang baik, imunisasi lengkap, pemeriksaan kesehatan secara rutin serta stimulasi yang sesuai dengan usia dan kebutuhan perkembangan anak.

“Jangan sampai perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak hanya dilakukan ketika ada perlombaan atau penilaian, tetapi hendaknya menjadi kebiasaan dan tanggung jawab bersama dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Fransiskus juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Mimika, Tim Penggerak PKK, para kepala puskesmas, tenaga kesehatan, kader Posyandu, tim penilai dan panitia yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh orang tua yang telah berupaya menjaga kesehatan, memenuhi kebutuhan gizi serta mendampingi tumbuh kembang anak-anak mereka.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Pemkab Mimika, lanjut Fransiskus, akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak, melalui penguatan peran puskesmas, Posyandu, tenaga kesehatan, kader serta keterlibatan keluarga dan masyarakat.

“Setiap anak di Kabupaten Mimika berhak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah investasi pada kesehatan, pendidikan, perlindungan dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini,” pungkasnya.

Mengakhiri sambutannya, Fransiskus secara resmi membuka kegiatan Penilaian dan Lomba Balita Sehat Tingkat Kabupaten Mimika Tahun 2026. Ia berharap kegiatan tersebut berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Mimika.